50 Komentar

Bingkai Hati

Waah, lama juga ga update, sampai blog ini berdebu, ha.. ha.. :lol: Ya sudah tanpa basa basi, silahkan dinikmati postingan yang berupa pinter ini, :-)

Part 1 – Setan & Malaikat, Modal Awal Berdakwah

1. Sebagai manusia, saya menyadari adanya Setan dan Malaikat dalam 1 jiwa.

2. Setan sebagai symbol atas sisi negative manusia, dengan sifat yang liar, egois, tamak, sombong, dsb.

3. Sedangkan Malaikat merupakan symbol dari sisi positif manusia, sebagai makhluk Tuhan, sebagai khalifah yang (idealnya) menjaga bumi ini.

4. Karena Setan-Malaikat merupakan satu bagian dalam jiwa manusia, disebutlah sebagai “kodrat”

5. Dengan menyadarinya, mengenal Sang Diri pun menjadi mudah.

6. Semakin mengenali diri, tugas dan kewajiban pun bertambah.

7. Saling menasehati “Dakwah” pun harus dibiasakan.

8. “Sampaikanlah walau hanya 1 ayat”, ini lebih baik dari pada tidak sama sekali.

9. FAKTAnya, kita sering kali menjadi minder sendiri, merasa tak pantas, sok bijaksana, padahal,

10. Menasehati tak perlu menunggu sampai bijaksana, atau ketika berbuat salah.

11. Khawatir, ketika telah bijaksana, tubuhmu pun mulai lemas, kulitmu keriput, alias Tua.

12. Bukankah lebih baik dilakukan saat Muda, saat stamina masih membara, dan tubuh masih mendukung.

13. Jangan pula menunggu sampai berbuat salah, karena

14. Kesalahan kecil lama-lama akan menjadi besar, dan akan berat untuk ditinggalkan jika sudah mengakar dalam unconcious.

15. Hingga tak mampu lagi untuk menasehati kebaikan, maka

16. Mulailah untuk saling mengingatkan, mulailah dari SEKARANG, mulailah dari hal yang biasa, karena hal LUAR BIASA muncul dari hal-hal biasa.

17. Orang dengan penyakit hati, bisa jadi akan marah, mengganggap nasehat sebagai hinaan.

18. Sebaliknya, dengan hati yang bersih, hinaan pun menjadi motivasi merubah diri.

19. Ikhlaskan jika menerima kritikan, bersyukurlah jika Anda merasa tersinggung, itu tandanya masih memiliki iman, :-D

20. So, waspadalah dalam menyikapi pujian dan hinaan.

Part 2, Realitas dalam Kehidupan

1. Malam hari dengan kondisi ngantuk dan lapar, saya putuskan untuk menuju Restoran Cepat Saji bersama seorang teman.

2. Ketika menanti hidangan, alangkah terkejut mata ini, melihat beberapa gadis remaja yang terbilang seksi & “menggoda”.

3. Dengan eyeliner tebel plus bulumata palsu, bedak pipi menor dan balutan superketat, mengenakan pakaian yang minim, celana teramat pendek, BB di tangan kanan, dan rokok di tangan kiri.

4. anak gaul katanya, geol juga bisa, teenagers masa kini, kaya gaya miskin prestasi, apalagi akhlak, amboi jauh nian

5. HP boleh android yg lambang robot tapi otak lemot, pegang i-pad dengan gaya super sibuk padahal cuma update fesbuk, atau main gim

6. kalo sms susah dibaca, pake hURuf bEsAr KeCIl, atau p4k3 4ngk4, bikin susah baca, bikin pusink q ja, ea gak?!#@*&

7. foto ava-nya ambil dari atas (self-take), trus pake cahaya menyilaukan, wajah dimanis-manisin, atau di-imut-imutin ky marmut, semua demi gaya

8. kalo nggak ava nya pake poto bintang korea, namanya pake Lee, Jung, Park, Dong, Tong, Sam, Pah, dll, gak percaya sama muka sendiri

9. mereka bilang mereka gen-milenium, ada yang bilang mereka cowok-cewek metroseksual, saya kaya mereka alay, lebay adalah motto hidupnya

10. Sambil mengamati ke dalam diri, membiarkan Setan dalam diri ini bereaksi.

11. Wah, benar-benar menjadi santapan Setan, membuatnya Bahagia, dengan segala macam pikiran-pikiran negative di dalamnya.

12. Namun, Malaikat pun tak tinggal diam, melakukan intervensi dengan menyerukan kalimat istighfar dalam hati.

13. “Astagfirullah”, gadis-gadis itu masih sangat belia, mungkin sekitar 19-20 tahun.

14. Inikah korban “Fashion” yang salah? Pergaulan yang salah? Bisa jadi.

15. Yang membuat semakin prihatin, mereka muslim, seharusnya mereka menjadi muslimah yang taat.

16. Apalah artinya pesonamu di dunia? Jika hanya mendekatkanmu pada Zinah?

17. Sedangkan engkau mampu menjadi bidadari yang terbang di langit-langit surga, jika engkau MAU dan BERSUNGGUH-SUNGGUH.

18. Saya dan teman pun terheran melihat tingkah mereka, dengan bangganya memamerkan aurat!

19. Tak lama, datanglah sekawanan cowok menghampiri gadis-gadis itu.

20. Dan mereka pun sama saja, bangga memakai kaos bertuliskan “HELL FOREVER, KERAK NERAKA, STAY in a HELL”

21. ada 2 pertanyaan yang mau saya tanyakan pada semua anak gaul ini, 2 saja

22. “bagaimana perasaan ibumu yg susah payah mengandungmu 9 bulan? sukakah mereka melihat keadaanmu, sayang?”

23. “bagaimana bila satu saat engkau memiliki putra/putri yang melihatmu begini? sukakah engkau, sayang?”

24. hidup adalah pilihan, hak kalian pula sependapat atau tidak, ini cuma tanda sayang dari orang yang mungkin sebentar lagi mau mati

25. Allah ingatkanwa in ahsantum, ahsantum li anfusikum” >> kalo berlaku baik, maka baik itu untuk kita sendiri

26. Allah tambahkan “wa in asa’tum, falahaa” >> dan keburukan itu untuk dirimu sendiri (QS 17:7) hidupmu adalah pilihanmu

27. muda foya2, tua kaya raya, mati masuk surga, itu katamu? jangan mimpi, there’s no such things as ujug-ujug

28. masa depanmu ditentukan hari ini, bukan besok. tiketmu ke surga juga dibeli hari ini bukan besok

29. coba bayangkan, yang ibadah dan merencanakan masuk surga aja bisa jadi silap dan ke neraka pada akhirnya, naudzubillah..

30. maaf saya haturkan sesudahnya, satu hari engkau akan mengerti apa yang saya rasa, saya berdoa untuk itu..

31. kelemahan saya pula tak bisa menyampaikan hal ini secara langsung, dan pada Allah sudah kuadukan semuanya..

32. tentang betapa lemah dalil, betapa miskin pendekatan dakwah, dan terbatasnya kecerdasan, semoga Allah berkehendak memaafkan pula..

33. ah, jangan dengarkan bila menyakitkan, ini cuma ocehan nyeleneh dari saya yang sedang memahami hidup, sambil bersiap menunggu panggilan yang kuasa

34. kalo ada yang merasa kesindir dan keledek, itu bukan tujuan saya, itu efek samping, maaf sekali lagi :D

35. kalau ada benernya, mohon didoakan, kalo ada yang salah, dimaafin nggak merugikan :) thanks for watching and mantengin :-D

Note : Terima Kasih untuk Sahabatku yang telah menginspirasi, dan sedikit copas, @Kharis, :-)

Comment navigation

Newer Comments →

50 comments on “Bingkai Hati

  1. Bacaan yang mencerahkan :)

  2. wah pagi2 da baca post yang membuat saya bercermin diri neh… good good bro. mantabz.. :) thnx :)

  3. patut di renungkan :neutral:

  4. makasih kak uda share :)
    seneng bacanya :)

    mencerahkan :)

  5. 27. muda foya2, tua kaya raya, mati masuk surga, itu katamu? jangan mimpi, there’s no such things as ujug-ujug

    Ada benarnya juga ya…
    Hidup itu saya yakin seperti roda yang berputar. Gak mungkin hidup enak terus. Pasti ada kala kita merasa terpuruk. Ga mungkin foya2 terus. :)

Comment navigation

Newer Comments →

Budayakan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: