#47 Catatan
UAS telah berlalu, MERDEKAAA…
Ini hanya sekedar ulasan saja, selama UAS berlangsung. Yang ternyata mendapat “Kopi pahit” dari Bapak Dosen.
UAS #1, Konsep Teknologi. Ujian ini 50-50 menurut saya, dibilang gampang ya gampang, dibilang susah ya susah. Gampang karena seluruh soalnya diambil dari Karya Tulis yang memang menjadi syarat untuk bisa mengikuti UAS. Susahnya, ada beberapa materi yang terlewat saya pelajari, celakanya materi itu menjadi dominasi dari soal tersebut, yaitu tentang Kutipan.
UAS #2, Kalkulus. Yaaaaahh, ini rasanya tak perlu diceritakan, jelas karena saya gak gak gak bisa, aku gak tahan sama kalkulus, #hahaha…
. Namun beruntung, karena ujian yang bersifat Open Book *ya iyalah, open book saja ga jaminan bisa jawab, apalagi close, ibarat orang buta berjalan dalam geap-terang, ga ngefek,
Prediksi saya mendapat nilai minimal 75, karena soalnya mirip banget dengan UTS, plus dikerjakan dengan semangat BERJAMAAH,
UAS #3, PANCASILA. Disinilah kelas saya disajikan “kopi pahit” oleh Sang Dosen. Soalnya sendiri amat sangat mudah dikerjakan, tak sampai 10 menit sudah selesai. Mudah karena dari 25 soal, beberapa telah jadi latihan sebelumnya dan ditambah karena saya juga menyimak hal-hal berbau politik, kenegaraan, kebangsaan, jadi cukuplah menjadi modal,
Masih di PANCASILA, kami semua menyambut dengan Suka Cita karena nilai A amat sangat mungkin didapat, minimal B+ lah. Tapi harapan itu musnah, pecah, dan amburadul saat kami disajikan “kopi pahit”, yaaa kopi pahit yang terpaksa kami minum bersama, dari harapan nilai A berubah menjadi ‘C’, sama rata sekelas.
Kecewa, iyaa.. Sedih, pasti (sedikit)..
Tapi saya benar-benar MARAH dan JENGKEL, bukan karena nilai ‘C’, sungguh saya ikhlas, ikhlas dan ikhlas dengan nilai C. Yang penting Lulus, sudah cukup karena saya type orang yang tak terlalu fokus pada nilai, tapi pada skill, pemahaman.
Oke, balik lagi. Saya MARAH karena sikap KETIDAK-JUJURAN, yang menurut saya adalah sikap seorang PECUNDANG, yang tak berani mengakui kesalahan. Jadi, alasan dosen memberi “kopi pahit” plus meng-“hair driyer” kami adalah karena adanya PEMALSUAN TANDA TANGAN, jelaslah beliau juga MARAH karena ini PANCASILA, pendidikan Moral, tapi Faktanya ada saja yang tak bermoral menurutnya, teman saya yang menjadi “korban” pun tak tahu siapa pelakunya karena memang tidak merasa “nitip” absen.
UAS #4, Sistem Operasi. Jujur saya merasa dongkol saat mengerjakannya, materi yang belum sepenuhnya saya kuasai, terlebih soal yang berkutat tentang Windows, FAKTANYA saya sudah migrasi ke Linux, hmmm… tauk ah, gelap!
UAS #5, Komunikasi Data. Kali ini hampir terulang kembali, tapi ternyata Sang Bidadari masih memberi keberuntungan. UAS komdat ini kelompok dan praktek, kami diharuskan minimal dapat mengkoneksikan 3cx phone, semacam Voip. Persiapan yang hanya beberapa jam, akhirnya kami hanya dapat mengaktifkan feature calling saja, sedang feature sms, video call, confrence terpaksa kami lupakan, dengan alasan teknis juga tentunya. #Ihklaaas,
UAS #6, Struktur Data. Soalnya memang menantang, tapi karena saya telah menguasai beberapa materi ditambah rasa respect dengan dosennya, yang usianya tak jauh berbeda. jadi rasanya soal tersebut 50% bisa saya jawab, ditambah 15% BERJAMAAH,
Demikianlah, cerita saya tentang “kopi pahit”, dan review atau ulasan selama UAS kemarin. Sekarang nikmati liburan dulu ah, sambil prepare semester 2, merancang outcome yang lebih baik,
NB : Sobat, tanggal 24 Januari 2012 nanti saya diundang untuk hadir kembali dalam Hypnotherapy Workshop, mohon doanya yaa agar berjalan lancar dan dapat berbagi lagi,



















Sepertinya UAS yang ‘menyenangkan’….
Nikmati sajalah…
Mudah-mudahan bisa menikmati nilai-nilai yang ‘menyenangkan’…
Hahaha, iya ‘menyenangkan’… Semoga hasilnya not to bad,
jadi penasaran…
kalkulus tuh kayak gimana sih Gan?
soale ada tmn yang kuliah di jur matematika en dia bilang Mk kalkulus itu yg plg susah